Kamis, 13 Maret 2014

Persiapan Menghadapi Gangguan Pernapasan saat Umroh

Jika Anda sudah mengurus segalanya soal kegiatan, dokumentasi dan akomodasi umroh Anda bersama biro travel umroh terkait, saatnya Anda mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan umroh agar semuanya lancar. Dalam perjalanan ini, bukan hanya aspek formalitas, ritual dan akomodasi saja yang harus Anda perhatikan, melainkan juga aspek kesehatan.

Anda mungkin diminta oleh petugas biro travel umroh untuk menunjukkan fungsi vaksin meningitis, namun jangan remehkan resiko gangguan kesehatan yang lain, termasuk gangguan pernapasan. Hal ini karena Arab Saudi memiliki iklim yang bisa dibilang ekstrem bagi orang Indonesia, karena merupakan daerah beriklim gurun. Berikut adalah hal-hal yang harus diwaspadai.

Perbedaan Suhu Tinggi
Gangguan pernapasan rentan menimpa jamaah lanjut usia, anak-anak dan mereka yang daya tahan tubuhnya tak begitu bagus saat berada di Arab Saudi. Hal ini karena daerah yang beriklim gurun memiliki perubahan suhu yang cukup ekstrem antara suhu siang dan malam harinya; bila siang panas menyengat, malam hari bisa cukup dingin. Misalnya, pada hari-hari terpanas, suhu siang bisa mencapai 40 derajat Celsius. Dan ketika malam tiba, mendadak suhu anjlok menjadi hanya sekitar 5-7 derajat Celsius. Hal ini tentu bisa mengagetkan mereka yang sedang dalam perjalanan umroh, terutama yang tak berasal dari daerah gurun.

Perbedaan suhu ini bisa membawa kondisi berupa gangguan pernapasan, misalnya merangsang batuk. Hal ini juga didukung dengan udara yang cenderung kering dan debu pasir yang banyak beterbangan dan bisa terhirup. Kondisi ini mengakibatkan banyak gangguan pernapasan seperti batuk, tenggorokan gatal, radang, sesak napas hingga asma yang kambuh.

Solusi Mengatasi Gangguan Pernapasan saat Umroh
Pihak travel umroh biasanya sudah menyertakan petugas kesehatan atau dokter dan asuransi untuk menangani masalah kesehatan yang mungkin dialami jemaah. Akan tetapi, Anda sebaiknya juga bersiap dengan membawa masker, dan handuk atau sapu tangan untuk menutupi hidung dan mulut jika perlu. Pastikan juga bahwa Anda mempersiapkan diri sebelum perjalanan umroh dengan mengonsumsi suplemen dan banyak berolahraga agar daya tahan tubuh dan kondisi paru meningkat.

0 komentar:

Posting Komentar